Bagaimana Seharusnya Perusahaan Melakukan Digital Marketing?

Langkah pertama bagi sebuah bisnis membangun digital marketing adalah untuk mendapatkan wawasan tentang pelanggan dan memahami siapa mereka. Pemasar perlu mencari tahu pelanggan mana yang sudah terlibat secara aktif dengan merek — siapa yang membuka email, mengklik iklan, atau mengunjungi situs web.

Langkah kedua adalah mengambil tindakan atas wawasan yang dikumpulkan dari konsumen. Dengan memahami perilaku masa lalu, pemasar dapat mengantisipasi apa yang kemungkinan akan dilakukan konsumen selanjutnya dan mempersonalisasi upaya marketing di masa depan.

Berdasarkan perilaku pelanggan di masa lalu, pemasar mungkin memutuskan untuk mengirim email yang menawarkan kode diskon, membuat penawaran upsell, atau menampilkan iklan bergambar dengan produk baru yang mungkin menarik bagi pelanggan.

Jika perusahaan dapat memahami audiens target mereka dan mengantisipasi apa yang mungkin mereka lakukan selanjutnya, mereka dapat memberikan pengalaman yang menarik. Dan menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi bermuara pada konten, terlepas dari titik kontaknya.

Bagaimana Anda mengukur keberhasilan kampanye digital marketing?

Untuk menentukan keberhasilan, perusahaan harus memiliki visibilitas penuh di semua titik kontak yang digunakan dalam kampanye tersebut. Mereka kemudian tidak hanya dapat melihat apakah mereka mendorong keterlibatan, tetapi memastikan bahwa mereka dapat mengaitkan tindakan atau respons tertentu kembali ke titik kontak yang sesuai.

Karena pelanggan membuat keputusan pembelian setelah berinteraksi dengan perusahaan melalui berbagai saluran, terkadang tidak jelas saluran apa yang menyebabkan konversi. Perusahaan dapat menggunakan solusi analitik untuk melacak di mana dan bagaimana pelanggan berinteraksi dengan mereka dan menggunakan data tersebut untuk menentukan seberapa baik kampanye digital marketing bekerja.

Bagaimana perusahaan tahu kapan harus menutup kampanye?

Hal ini berkaitan dengan hasil yang semakin berkurang atau keterlibatan yang lebih jarang karena terkait dengan kampanye tertentu. Jika perusahaan memiliki visibilitas penuh di seluruh saluran mereka, mereka dapat melihat kapan hasil mulai berkurang dan menyesuaikan kampanye saat ini atau meluncurkan yang baru.

Bagaimana cara perusahaan menentukan tujuan kampanye?

Sasaran kampanye harus selaras dengan sasaran perusahaan secara keseluruhan. Kampanye digital marketing harus memiliki tujuan yang sama. Setiap industri dan setiap merek dalam suatu industri, akan memiliki tujuan yang ingin mereka capai dan kampanye digital marketing yang sukses dan efektif akan memungkinkan hal itu.

Masalah apa yang dihadapi perusahaan saat meluncurkan kampanye digital marketing?

Masalah besar terjadi ketika pemasar tidak bertindak berdasarkan wawasan atau profil lengkap tentang siapa konsumen itu, mengandalkan sepotong kecil informasi untuk mendorong strategi.

Ini menciptakan pengalaman yang mengganggu bagi konsumen di mana merek tidak menunjukkan kepada konsumen bahwa mereka tahu di mana mereka berada. Merek tidak dapat memberikan pengalaman yang kohesif dan juga tidak mewakili hasil dan kesuksesan sebelumnya.

Dengan mengumpulkan data dan menggunakannya secara efektif untuk mengantisipasi perilaku konsumen, perusahaan dapat menawarkan personalisasi yang lebih baik dan pengalaman yang lebih relevan dan juga menghindari penolakan konsumen terhadap merek.

Tantangan lain yang mungkin dihadapi perusahaan adalah tidak memperhitungkan pengalaman fisik. digital marketing tidak dapat menjelaskan seluruh perjalanan pelanggan, jadi penting untuk terhubung ke saluran fisik tersebut juga.